Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kekerasan Terhadap Anak.
Dianah Mutiah
Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kekerasan terhadap anak oleh orang
tua dalam situasi kultur sosial budaya di indonesia. Begitu diharapkan adanya
pemetaan masalah kekerasan terhadap anak dan dampaknya bagi anak itu sendiri.
Penyebab kekerasan terhadap anak bisa terjadi dari faktor internal maupun
faktor eksternal dari tindak kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orang
tua, seperti kepribadian dan praktek pengasuhan orang tua kepada anak.
Instrumen yang digunakan untuk mengungkap kekerasan anak disebut sebagai Brief
Child Abuse Potential Inventory (BCAPI) dari Milner (1989) dengan internal
internal secara konsisten anatar 0,92 -0,98. Validitas alat ukur lintas budaya
yang dilakukan Walker dan Davies (2012) pada masyarakat di Inggris terbukti
dengan skala abuse BCAPI juga memiliki tingkat konsistensi internal yang baik.
Hasil penelitian
ini membuktikan kepribadian dan parenting practices memberikan manfaat sebesar
21% terhadap kekerasan anak. Dengan 12% pengaruh dari parenting practices
terhadap kekerasan anak dengan arah negatif. Ini berarti semakin sedikit orang
tua memberikan pujian, hadiah atau penghargaan lainnya dalam pengasuhan, maka
semakin besar potensi kekerasan terhadap anak Sementara hukuman fisik dari
variabel parenting practices memberi memberikan varians yang setara dengan 4%
terhadap kekerasan anak, dengan arah yang positif. Hal ini berarti semakin
banyak hukuman fisik diberikan kepada anak oleh orang tua, maka semakin
meningkat potensi kekerasan yang terjadi. Dan pertumbuhan oleh faktor
kepribadian neurotiscisme dan faktor demografi yaitu jumlah anak. Semakin
banyak jumlah anak, maka potensi timbulnya potensi kekerasan akan semakin
tinggi. Kekerasan emosional memberikan dampak psikis terhadap anak yang tidak
mudah dihilangkan. Kekerasan terhadap anak harus di hindari agar masa depan
anak-anak Indonesia sebagai generasi mendatang dapat lebih terjamin dengan
memenuhi hak-haknya dan menghindari eksploitasi terhadap anak-anak.
Makalah ini
didapatkan pada Prosiding tentang Kesehatan Mental dari Perspektif Kultural.
di: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34585
No comments